Senin, 20 Apr 2026 · pagi

Pagi. Minggu lalu IHSG naik dua pekan berturut, tapi asing masih net sell besar di bank besar. Yang lebih menarik: asing malah kompak masuk ke gold mining, alat berat, dan batubara. Tiga narasi ini paling kohesif pagi ini.

Catatan harian, terbit tiap sebelum pasar buka.

$EMAS Merdeka Gold Resources — Gold Mining Asing beli 5 hari beruntun, akumulasi Rp1,8T
$UNTR United Tractors — Heavy Equipment Foreign accelerating, proxy capex pertambangan
$ADRO Alamtri Resources — Batubara Asing parkir defensif, sinyal konfirmasi
$BFIN BFI Finance — Pembiayaan Broker besar ngegas 3 hari, volume 3x lipat
$TPIA Chandra Asri — Petrokimia Sudah naik +38% seminggu, tunggu pullback dulu
Oil crash -11,45% Jumat lalu: Iran umumkan Hormuz terbuka, AS dan Iran masuk meja negosiasi. Minyak WTI jeblok dari kisaran $98 ke $82 dalam satu sesi, salah satu move terbesar tahun ini. AS dan Iran dilaporkan sedang negosiasikan rencana tiga halaman yang mencakup pelepasan aset Iran senilai $20 miliar. Dampak langsung: DXY turun ke titik terendah 7 minggu, Rupiah dapat napas. Tapi gencatan masih rapuh, kedua pihak belum tanda tangan sesuatu yang mengikat.
Gold tetap di $4.800 dan asing kompak masuk gold mining Indonesia. Harga emas memang turun dari puncak $5.626 (Januari 2026), tapi masih jauh di atas level setahun lalu ($3.300). Peace talks bukan berarti semua risiko geopolitik hilang. Central bank EM masih beli emas sebagai diversifikasi cadangan. $EMAS dibeli 5 broker asing selama 5 hari beruntun, total akumulasi Rp1,8 triliun. $UNTR ikut diakumulasi karena asing melihat capex pertambangan emas akan naik seiring kenaikan profitabilitas tambang.
Batubara dan heavy equipment jadi tempat parkir asing paling konsisten minggu ini. Coal NEWC stabil di kisaran $135/ton, demand Asia belum ada tanda melambat. $ADRO diakumulasi 5 broker asing dengan total masuk lebih dari Rp1 triliun dalam 5 hari terakhir. $UNTR naik dari 30.025 ke 31.700 pekan lalu dengan tiga broker asing (AK, YU, BK) masuk bersamaan dan momentum yang accelerating. Dari semua saham di foreign_consensus, UNTR satu-satunya yang momentumnya makin kencang.
Petrokimia sudah berlari duluan, Rupiah masih rentan kalau peace talks batal. $TPIA sudah naik dari 4.470 ke 6.200 dalam seminggu karena harapan feedstock murah dari oil crash. Volume sekarang mengering dan foreign flow mulai mixed. Entry baru di sini berisiko kena reversal kalau minyak naik lagi. Rupiah masih rentan meski DXY sedikit melemah, US yield masih tinggi dan asing belum balik ke bank besar Indonesia. OJK, BEI, dan KSEI bulan lalu sudah selesaikan empat agenda reformasi transparansi pasar modal (free float minimal 15%, data kepemilikan publik untuk MSCI), tapi efeknya ke sentimen asing butuh waktu.

Biar gampang nyaring saham, gue petain dulu sektor mana yang lagi dapet angin segar (▲) dan mana yang cuma jadi tempat parkir sementara (◆). Saham yang ada di sektor hijau biasanya narik duluan.

Gold Mining Heavy Equipment Batubara Petrokimia Perbankan ×
Gold Mining ($EMAS, $BRMS, $ARCI)
Gold masih $4.800 dengan central bank EM terus beli sebagai cadangan. Asing pilih $EMAS sebagai entry paling bersih — flow paling konsisten dibanding peers minggu ini. $BRMS dan $ARCI juga masuk radar analis tapi data broker menunjukkan konsentrasi flow ke $EMAS.
Heavy Equipment ($UNTR)
Proxy langsung ke mining capex — kalau gold dan batubara masih kuat, perusahaan tambang terus beli alat. $UNTR diakumulasi tiga broker asing sekaligus dengan momentum yang accelerating. MACD masih bullish, harga 31.700 mendekati high tahunan.
Batubara ($ADRO, $AADI, $PTBA)
Coal NEWC stabil, demand Asia belum tanda-tanda melambat. Asing parkir di sini karena lebih aman dari volatilitas geopolitik dibanding oil-linked. $ADRO paling banyak diakumulasi di kelompok ini.
Petrokimia ($TPIA, $BRPT)
Narasi feedstock murah sudah terprice sebagian. $TPIA sudah reli +38% dari titik terendah minggu lalu. Volume mengering, foreign flow mixed. Setup entry baru belum ada — tunggu koreksi ke area 5.500-5.700 dulu.
Perbankan ($BBRI, $BBCA, $BMRI)
Asing terus net sell di bank besar — ketiga saham ini masuk daftar top net sell berturut-turut. US yield masih tinggi, ada ekspektasi Fed bisa naikkan bunga lagi di Mei. Skip untuk trading jangka pendek.

Cara gue pakai catatan ini: Biasanya gue nggak mantau semuanya. Gue cuma milih 1 atau 2 saham yang ceritanya paling masuk akal buat gue dan cocok sama risiko waktu gue. Jangan telan mentah-mentah ya, jadiin ini awalan aja buat lo pilih sendiri.

🟢 Swing Santai (1-4 Minggu)

Saham yang lagi sepi dan di bawah radar, tapi ketahuan ada yang nyicil kumpulin barang di area support. Cocok buat yang mau masuk pelan-pelan tanpa tergesa.

$ADRO
Alamtri Resources — Batubara
Kenapa masuk radar Lima broker asing masuk konsisten, total akumulasi lebih dari Rp1 triliun. Harga naik pelan dari 2.410 ke 2.560 dengan volume konfirmasi di hari terakhir (85% lebih tinggi dari sehari sebelumnya). Sinyal konfirmasi — harga dan volume sama-sama naik. Cocok buat yang mau nyicil posisi defensif.
Tapi hati-hati MACD ADRO masih bearish, jadi momentumnya belum kencang. Ini lebih ke parkir defensif daripada momentum play — harganya naik pelan, bukan ngebut.
$ASII
Astra International — Konglomerat
Kenapa masuk radar Asing masuk 4 dari 5 hari terakhir, akumulasi total Rp1,2 triliun. Volume lagi sepi (low volume regime) — pola yang sering mendahului gerak besar. MACD bullish, RSI 62. DXY yang melemah bagus buat Astra yang punya banyak bisnis EM-linked.
Tapi hati-hati Astra punya eksposur ke yen (Jepang) yang masih volatile. Volume rendah bisa berarti asing belum serius masuk atau masih mengintip dulu sebelum sizing lebih besar.

🟡 Swing Cepat (2-5 Hari)

Saham yang trennya terkonfirmasi naik, namun sedang istirahat sejenak (pullback sehat) sambil terus diakumulasi.

$EMAS
Merdeka Gold Resources — Gold Mining
Kenapa masuk radar 5/5 hari asing beli, harga naik dari 7.975 ke 8.625, momentum konfirmasi. Untuk horizon 2-5 hari, ini yang paling bersih sinyalnya dari semua yang ada di radar hari ini.
Tapi hati-hati Sudah naik lumayan dari lows. Entry di atas 8.600 perlu disiplin stop-loss.
$UNTR
United Tractors — Heavy Equipment
Kenapa masuk radar Foreign accelerating dan MACD masih bullish. Dari semua saham di radar hari ini, UNTR satu-satunya yang momentum asingnya justru makin kencang. Ada setup menarik di area pullback 31.300-31.500.
Tapi hati-hati Perlu konfirmasi volume hari ini. Kalau volume tetap sepi, hold off dulu.

🔴 Fast Trade (1-2 Hari)

Saham dengan broker yang agresif hajar kanan berhari-hari. Rentan patah, wajib disiplin stop-loss.

$BFIN
BFI Finance — Pembiayaan
Kenapa masuk radar Broker BB dan CP ngegas beli konsisten 2-3 hari, volume tiga kali lipat rata-rata. Return 3 hari sudah +20,8% tapi harga masih di bawah area tertinggi yang bisa diraih — ada ruang untuk lanjut.
Tapi hati-hati Finance bukan narasi global hari ini — ini murni play broker lokal. Kalau BB dan CP tiba-tiba balik jual, guyuran bisa datang cepat banget.
$BUKA
Bukalapak — Retail Tech
Kenapa masuk radar CP dan BB masuk dengan volume 2,8x rata-rata, return 3 hari +13,6%. Masih ada ruang sekitar 30% menuju high 20 hari.
Tapi hati-hati BUKA sering dipakai untuk aksi broker jangka pendek. Tidak ada narasi fundamental yang kuat di belakangnya hari ini — disiplin stop-loss sangat penting, jangan ditinggal.

Ini baru sebagian. Saham lainnya ada di Telegram tiap hari. Join di bawah.

Cara gue pakai narasi ini: Saham di sini punya cerita makro di belakangnya, dan ekosistemnya lagi bergerak bareng. Makanya lebih tenang mantaunya dibanding saham yang gerak tanpa cerita. Tapi narasi tetap perlu waktu dan momen yang pas. Jadiin ini awalan buat lo pilih sendiri.

$EMAS
Merdeka Gold Resources — Gold Mining
Kenapa masuk radar Dari 5 hari trading terakhir, asing beli setiap hari tanpa jeda, total masuk Rp1,8 triliun. Harga naik dari 7.975 ke 8.625 dengan sinyal konfirmasi (harga naik bareng volume). Broker asing utama yang beli: AK dan BK. Lokal yang jual: DH, LG, SS. Ini pola klasik akumulasi asing vs distribusi lokal.
Tapi hati-hati MACD masih bearish, jadi momentum belum fully confirmed secara teknikal. Kalau peace deal Iran maju pesat dan gold turun ke $4.500 atau lebih, narasi ini bisa kehilangan driver utamanya.
Foreign Accumulation Gold Tailwind MACD Lagging
$UNTR
United Tractors — Heavy Equipment
Kenapa masuk radar Tiga broker asing (AK, YU, BK) masuk bareng dan momentumnya lagi accelerating. Asing yang masuk belakangan lebih agresif dari yang masuk duluan. Kalau $EMAS terus naik, perusahaan tambang butuh lebih banyak alat berat dan $UNTR yang dapat ordernya. MACD masih bullish, RSI di 58 (belum overbought).
Tapi hati-hati Volume UNTR pelan-pelan mengering (dari 5 juta lot di 10 April ke 2,6 juta lot di 17 April) meski harga naik. Perlu konfirmasi volume hari ini supaya setup ini valid.
Foreign Accelerating Mining Capex Proxy Volume Drying
Catatan ini update tiap hari.

Gue bakal update kondisi market di situs ini rutin sebelum dan sesudah pasar buka. Tapi ini baru awal. Gue lagi bangun dua hal supaya lo bisa riset mandiri lebih gampang:

[ 1 ]
Telegram @temanritel
Catatan ringkas via chat, langsung masuk notif HP tiap hari. Ada tambahan radar saham yang gak sempat masuk web, sekalian buat ngecek arsip hari sebelumnya.
[ 2 ]
Aplikasi Ritel Pintar
Daftar lengkap radar saham dan ulasan yang lebih komprehensif dari web dan Telegram. Butuh insight spesifik soal suatu saham? Tinggal search dan baca narasi lengkapnya di sana.

Aplikasinya masih dikembangkan. Daftar waitlist duluan?

Mau masuk waitlist? Ambil ebook ini sekalian.

Cara gue baca narasi makro dengan Contekan Framework Baca Narasi & Flow Broker. Gratis.
Ambil kalau mau. Nanti gue masukin ke waitlist Telegram & App juga.

Join Waitlist & Ambil Ebook Gratis
Bukan. Ini cuma catatan riset pribadi, bukan ajakan beli atau jual. Gue catat apa yang gue liat di pasar (flow broker, narasi makro, pergerakan sektor) supaya lo bisa baca dan tentukan sendiri. Kalau lo ikut langsung tanpa riset sendiri, itu tanggung jawab lo ya. Pahami dulu yang akan lo lakuin.
  • Radar Pantauan Cepat → Cek dulu, ini daftar emiten singkat yang gue liat menarik, biar lo lanjut baca detail ke bawah.
  • Buka Catatan → Lo bisa paham narasi makro dan sektor yang lagi ada ini konteksnya apa. Soalnya ini ngaruh ke analisis selanjutnya.
  • Peta Sektor → List sektor mana yang lagi dapet angin (▲) vs masih wait n see (◆) dari kondisi narasi.
  • Picks (Lensa Narasi/Broker) → Ini awalan riset, jangan telan mentah-mentah. Ini catatan per emiten dari gue, tentukan area entry/exit lo sendiri, dan sesuaikan sama risiko dan modal lo.
Gue biasanya cuma milih 1-2 saham yang ceritanya paling masuk akal, bukan semuanya.
Data broker (flow volume asing/lokal, harga saham) dari ringkasan transaksi harian BEI. Narasi makro dari kombinasi berita keuangan, data komoditas global, dan berita kebijakan regulator (OJK, BI, BEI). Semua disaring dan ditulis dari perspektif investor ritel, bukan analis institusi. Gue bukan guru, bukan analis profesional. Gue cuma sesama ritel yang kebetulan punya akses ke informasi/konteks lebih banyak, pakai framework analisis sendiri dan mau share catatannya.
Bisa dong. Catatan ini gratis karena gue cuma mau share catatan aja. Lo bisa pelajari sendiri framework dan gimana gue analisis ini di ebook gue yang berbayar. Nanti gue juga ada aplikasi berbayar untuk bantu lo riset mandiri dengan mudah (search per saham, arsip lengkap, review lebih komprehensif, analisis risiko entry/exit, radar saham beragam). Tapi catatan harian di web ini tetap gratis.
ChannelKontenUpdate
Web (ini)Catatan harian: Narasi, Peta Sektor, Radar SahamSebelum pasar buka
Telegram @temanritelNotif langsung + radar tambahan yang gak ada di web + arsip hari sebelumnyaTiap hari (pagi/malam)
App (coming soon)Riset komprehensif per saham, search, arsip lengkap, review dan analisis, screener dan radar saham beragamNanti (sekarang waitlist dulu)