Selasa, 5 Mei 2026 · pagi

Pagi. Minyak masih di $113/bbl, Hormuz udah 9 minggu ditutup dan Trump baru aja nolak proposal Iran buat buka blokade. World Bank naikin proyeksi komoditas +16% tahun ini. Di tengah IHSG yang masih loyo di 7.000-an, gue liat batubara dan timah jadi dua sektor yang paling kohesif hari ini.

Catatan harian, terbit tiap sebelum pasar buka.

$TINS Timah — Basic Materials LME tin record high, asing akumulasi 3/5 hari
$ADMR Adaro Minerals — Batubara Gas-to-coal switching Asia, foreign net buy konsisten
$UNTR United Tractors — Heavy Equipment/Batubara Oversold ekstrem RSI 24, AK akumulasi 141M
$MINA Sanurhasta Mitra — Consumer Services 5 broker konsensus, ret 14% dalam 3 hari
$ASPR Aspirasi Hidup — Retail RS gap 70 vs IHSG, outperforming kuat tapi sepi
Blokade Hormuz masuk minggu ke-9, Brent di $113, World Bank naikin proyeksi energi +24%. Gak ada tanda-tanda damai. Trump nolak proposal Iran yang minta blokade dicabut duluan sebelum negosiasi nuklir. ING naikin forecast Brent ke $104/bbl rata-rata Q2, Goldman ke $90 buat Q4. Dengan Hormuz masih mampet, 10 juta barel per hari ilang dari pasar global. Tapi ini udah narasi yang terlalu rame — semua orang udah tau.
Batubara dapet angin dari switching gas-ke-batubara, summer Asia jadi katalis. Newcastle coal di $135/T, dinaikin forecast-nya sama Argus gara-gara disruption oil & gas bikin Asia makin bergantung ke batubara. Pemerintah Indonesia juga santai soal RKAB produksi — sinyal mereka gak mau terlalu ketat pas harga lagi tinggi. $ADMR foreign net buy konsisten 3 dari 5 hari terakhir, $UNTR di akumulasi AK gede-gedean padahal harganya lagi tidur di bawah.
Timah record high, elektronik global masih narik. LME tin di rekor tertinggi karena demand solder buat chip terus kenceng. $TINS ngantong skor foreign consensus 66, AK dan YP beli konsisten (AK 61M, YP 60M dalam 10 hari). Sektor ini masih di fase whisper — belum ada yang ngomongin, pas buat nyicil.
Pupuk global naik 60%, tapi IHSG belum follow. Urea melonjak 60% YoY karena disruption Hormuz nyeret gas feedstock. Tapi di IHSG, emiten pupuk ($ESSA dkk) belom keluar di screener manapun. Narasi upstream udah gerak, IHSG belom — ini divergent yang layak dipantau minggu depan.

Biar gampang nyaring saham, gue petain dulu sektor mana yang lagi dapet angin segar (▲) dan mana yang cuma jadi tempat parkir sementara (◆). Saham yang ada di sektor hijau biasanya narik duluan.

Timah Batubara Minyak-Gas Pupuk Perbankan ×
Timah ($TINS)
LME tin di all-time high, demand elektronik global masih kenceng. $TINS konsisten diakumulasi asing (AK, YP, ZP beli besar). Stoch%K 48 — belum overbought, momentum masih ada ruang.
Batubara ($ADMR, $UNTR)
Gas-to-coal switching akibat oil mahal bikin demand batubara naik di Asia. Summer juga jadi tailwind. Pemerintah gak restriksi produksi, sinyal positif buat volume. $ADMR foreign consensus score 52, $UNTR di akumulasi AK 141M meski RSI lagi di 24.
Minyak & Gas ($MEDC, $ENRG, $AKRA)
Brent di $113 jelas bagus buat produsen, tapi narasi udah terlalu mainstream. Narrative rotation 0 di sektor minyak — tanda market udah priced-in. Lebih baik lirik downstream atau substitusi.
Pupuk & Petrokimia ($ESSA, $TPIA, $BRPT)
Urea +60%, tapi IHSG belom ngikut. Status divergent — upstream udah gerak, emiten lokal belum. Layak dipantau buat entry minggu depan kalau screener mulai nangkep.
Perbankan ($BBCA, $BBRI)
BI rate 4.75%, IHSG masih loyo, asing belom nyaman masuk. Belum ada sinyal rotasi ke perbankan. Skip dulu.

Cara gue pakai catatan ini: Biasanya gue nggak mantau semuanya. Gue cuma milih 1 atau 2 saham yang ceritanya paling masuk akal buat gue dan cocok sama risiko waktu gue. Jangan telan mentah-mentah ya, jadiin ini awalan aja buat lo pilih sendiri.

🟢 Swing Santai (1-4 Minggu)

Saham yang lagi sepi dan di bawah radar, tapi ketahuan ada yang nyicil kumpulin barang di area support. Cocok buat yang mau masuk pelan-pelan tanpa tergesa.

$KOTA
Kota — Finance
Kenapa masuk radar Muncul di broker sequence continuation dengan score 68. Broker YP dan NI konsisten beli 2 hari berturut. Harganya di 152 masih murah, volume juga lagi low — tanda distribusi udah selesai dan lagi di fase akumulasi tenang. Peer confirmation kuat (14 peers), artinya bukan cuma saham ini yang gerak di sektor finance.
Tapi hati-hati Belum ada narasi makro yang ngedukung sektor finance. Murni flow broker. Kalau tiba-tiba volume drop lagi, bisa kembali tidur panjang.
$ASPR
Aspirasi Hidup — Retail
Kenapa masuk radar Relative strength score 74.75 — outperforming IHSG dengan RS gap hampir 70%. Udah 7 hari berturut-turut gak bikin lower low, artinya buyer konsisten nahan di area support. Harganya 360, volume normal. Saham ini kuat secara struktur — institusi masih hold meski IHSG loyo.
Tapi hati-hati Volume rendah banget (relVol 0.98). Gampang digerakin sama 1-2 transaksi gede. Likuiditasnya gak cocok buat yang mau keluar-masuk cepet.

🟡 Swing Cepat (2-5 Hari)

Saham yang trennya terkonfirmasi naik, namun sedang istirahat sejenak (pullback sehat) sambil terus diakumulasi.

$MINA
Sanurhasta Mitra — Consumer Services
Kenapa masuk radar 5 broker konsensus (YB, CC, CP, IF, HP) hajar terus selama 5 hari berturut. Return 3 hari +14.2%, volume 0.6x dari rata-rata — belum blow-off, masih ada ruang. Hari ini lagi diperdagangkan di 136, sempet nyentuh 146. Broker CC (Pemerintah) beli 62M, CP (Asing) beli 42M — kombinasi yang jarang.
Tapi hati-hati Udah naik 14% dalam 3 hari. Kalau broker tiba-tiba berenti, koreksinya bisa dalem. Jangan masuk sekarang — tunggu pullback ke area 120-125 dulu. Disiplin stop loss kalau tembus di bawah 119.

🔴 Fast Trade (1-2 Hari)

Saham dengan broker yang agresif hajar kanan berhari-hari. Rentan patah, wajib disiplin stop-loss.

Ini baru sebagian. Saham lainnya ada di Telegram tiap hari. Join di bawah.

Cara gue pakai narasi ini: Saham di sini punya cerita makro di belakangnya, dan ekosistemnya lagi bergerak bareng. Makanya lebih tenang mantaunya dibanding saham yang gerak tanpa cerita. Tapi narasi tetap perlu waktu dan momen yang pas. Jadiin ini awalan buat lo pilih sendiri.

$TINS
Timah Tbk — Basic Materials / Tin
Kenapa masuk radar LME tin lagi di rekor tertinggi karena demand solder dan chip packaging global gak berhenti. Asing udah duluan — AK beli 61M, YP beli 60M, ZP beli 47M dalam 10 hari terakhir. Foreign consensus 3 dari 5 hari positif, skor 66. Harga di 3.750 masih deket area support. Narasi upstream searah sama flow broker — ini yang paling kohesif hari ini.
Tapi hati-hati Timah termasuk saham yang likuiditasnya gak setinggi big caps. Volume lagi low-vol regime — bisa geser dikit udah ngaruh ke harga. Sabar nyicil, jangan langsung gede.
Tin Record High Setup
$ADMR
Adaro Minerals Indonesia — Batubara / Coal
Kenapa masuk radar Coal substitution play — minyak mahal bikin Asia switch ke batubara, summer makin nambah demand. Argus naikin forecast coal ke depan. Asing konsisten masuk: AK beli 31M, ZP beli 45M. Foreign consensus 3/5 hari, RSI 52 — masih di sweet spot, belum overbought. Harga di 1.915 masih deket area konsolidasi.
Tapi hati-hati Pemerintah relaksasi RKAB produksi — supply side bisa nambah dan tekan harga kalau kebablasan. China juga lagi naikin produksi domestik. Jangan terlalu agresif sizing.
Coal Substitution Setup
Catatan ini update tiap hari.

Gue bakal update kondisi market di situs ini rutin sebelum dan sesudah pasar buka. Tapi ini baru awal. Gue lagi bangun dua hal supaya lo bisa riset mandiri lebih gampang:

[ 1 ]
Telegram @temanritel
Catatan ringkas via chat, langsung masuk notif HP tiap hari. Ada tambahan radar saham yang gak sempat masuk web, sekalian buat ngecek arsip hari sebelumnya.
[ 2 ]
Aplikasi Ritel Pintar
Daftar lengkap radar saham dan ulasan yang lebih komprehensif dari web dan Telegram. Butuh insight spesifik soal suatu saham? Tinggal search dan baca narasi lengkapnya di sana.

Aplikasinya masih dikembangkan. Daftar waitlist duluan?

Mau masuk waitlist? Ambil ebook ini sekalian.

Cara gue baca narasi makro dengan Contekan Framework Baca Narasi & Flow Broker. Gratis.
Ambil kalau mau. Nanti gue masukin ke waitlist Telegram & App juga.

Join Waitlist & Ambil Ebook Gratis
Bukan. Ini cuma catatan riset pribadi, bukan ajakan beli atau jual. Gue catat apa yang gue liat di pasar (flow broker, narasi makro, pergerakan sektor) supaya lo bisa baca dan tentukan sendiri. Kalau lo ikut langsung tanpa riset sendiri, itu tanggung jawab lo ya. Pahami dulu yang akan lo lakuin.
  • Radar Pantauan Cepat → Cek dulu, ini daftar emiten singkat yang gue liat menarik, biar lo lanjut baca detail ke bawah.
  • Buka Catatan → Lo bisa paham narasi makro dan sektor yang lagi ada ini konteksnya apa. Soalnya ini ngaruh ke analisis selanjutnya.
  • Peta Sektor → List sektor mana yang lagi dapet angin (▲) vs masih wait n see (◆) dari kondisi narasi.
  • Picks (Lensa Narasi/Broker) → Ini awalan riset, jangan telan mentah-mentah. Ini catatan per emiten dari gue, tentukan area entry/exit lo sendiri, dan sesuaikan sama risiko dan modal lo.
Gue biasanya cuma milih 1-2 saham yang ceritanya paling masuk akal, bukan semuanya.
Data broker (flow volume asing/lokal, harga saham) dari ringkasan transaksi harian BEI. Narasi makro dari kombinasi berita keuangan, data komoditas global, dan berita kebijakan regulator (OJK, BI, BEI). Semua disaring dan ditulis dari perspektif investor ritel, bukan analis institusi. Gue bukan guru, bukan analis profesional. Gue cuma sesama ritel yang kebetulan punya akses ke informasi/konteks lebih banyak, pakai framework analisis sendiri dan mau share catatannya.
Bisa dong. Catatan ini gratis karena gue cuma mau share catatan aja. Lo bisa pelajari sendiri framework dan gimana gue analisis ini di ebook gue yang berbayar. Nanti gue juga ada aplikasi berbayar untuk bantu lo riset mandiri dengan mudah (search per saham, arsip lengkap, review lebih komprehensif, analisis risiko entry/exit, radar saham beragam). Tapi catatan harian di web ini tetap gratis.
ChannelKontenUpdate
Web (ini)Catatan harian: Narasi, Peta Sektor, Radar SahamSebelum pasar buka
Telegram @temanritelNotif langsung + radar tambahan yang gak ada di web + arsip hari sebelumnyaTiap hari (pagi/malam)
App (coming soon)Riset komprehensif per saham, search, arsip lengkap, review dan analisis, screener dan radar saham beragamNanti (sekarang waitlist dulu)